Senin, 24 Oktober 2016

NBA Terapkan Teknologi Baru, Boston Celtic Alami Kesulitan


Koran Sejagad - Musim NBA 2016/2017 segera bergulir. NBA pun berencana untuk menggunakan teknologi baru. Untuk pertama kalinya, tim-tim di NBA akan menggunakan koneksi internet yang terprogam di bangku cadangan, untuk melihat rekaman pertandingan, dan mentransfer video kepada mereka yang bekerja di ruang ganti.

Sebelumnya untuk melihat rekaman pertandingan, mereka harus ke ruang ganti terlebih dahulu, kemudian disampaikan secara manual ke bangku cadangan. Peraturan baru ini sangat memudahkan tim untuk melihat rekaman tanpa harus ke ruang ganti. Sebab rekaman tersebut akan dikirimkan dengan menggunakan koneksi internet.

Aturan baru tersebut, tentu saja akan mengubah kebiasaan pelatih. Jika mereka sebelumnya menggunakan papan tulis, maka kini para pelatih di NBA akan memakai iPad. Pelatih Boston Celtic, Brad Stevens, mengakui sulit untuk mengganti papan tulis dengan iPad.

"Saya tidak yakin itu cara terbaik untuk memaksimalkan dengan melihat video langsung. Saya rasa sebaiknya memberikan iPad kepada asisten dan biarkan mereka yang melihat rekaman. Tapi, saya juga tidak tahu apakah itu juga yang terbaik, sebab ia tidak akan terlibat sepanjang pertandingan," kata Stevens.

Di Boston, Stevens memiliki staf yang siap memberikan rekaman pertandingan di babak pertama, agar mereka bisa melihat dan memperbaiki di babak kedua. Namun, apakah viedo koordinator yang juga menjabat sebagai asisten pelatih Boston Celtic, Brandon Bailey, siap bekerja dengan memanfaatkan aturan baru, di mana rekaman video bisa diminta lebih cepat.

Sebab, rekaman pertandingan harus segera diedit dan kemudian ditransfer ke tablet pelatih, pemain dan medis agar mereka bisa segera melihat rekaman pertandingan.(ESPN)


Wanita ini Jual Perawanannya Rp 4,7 M untuk Bayar Kredit


Koran Sejagad - Seorang perempuan di Amerika Serikat menjual keperawanannya senilai 300,000 (setara Rp 4,7 M) setelah keluarganya kehilangan segalanya saat api melalap rumah mereka. Katherine Stone (20) menjual keperawanannya untuk membayar semua kredit yang dimiliki keluarganya.

Sejak rumahnya habis dilalap si jago merah, Stone memutuskan untuk pindah ke Nevada akhir tahun lalu. Keputusannya membuat siapapun terkejut, karena keperawanan harusnya diserahkan pada orang yang dia cintai. Namun, Stone berkelit dan mengatakan dia tahu apa yang diperbuat.

"Orang-orang mengatakan kamu seharusnya melakukan hal itu untuk orang yang kamu cintai. Tapi jika saya pikirkan ulang, saya melakukannya untuk cinta karena saya mencintai keluarga saya," ujar Stone.

Pada 2014, keluarga Stone kehilangan semua yang mereka miliki lantaran musibah kebakaran yang mereka alami sewaktu masih tinggal di Seattle. Dan sayangnya, mereka tidak memiliki asuransi apapun untuk menutupi kehilangan mereka.

Saat itu lah Stone melihat sebuah iklan di Facebook mengenai pelacuran dan berapa banyak uang yang bisa dia dapatkan. "Ini (iklan) membuat saya berpikir, saya berhak untuk memilih apa yang akan saya lakukan pada tubuh ini. Saya rasa ini kesempatan untuk memperbaiki semua yang perlu untuk dibenahi," ucap perempuan 20 tahun itu.

"Dan dalam perekonomian saya sekarang ini, apa Anda menyalahkan saya?" sambungnya. Dia kemudian mengontak pemilik pelacuran, Dennis Hof yang memiliki Moonlite Bunny Ranch. Hof sendiri langsung menerima Stone dengan penawaran dia mendapat setengah dari uang yang diterima gadis itu. "Ini merupakan pilihannya.

Saya tidak berpikir ini sebuah ide yang bagus untuk seorang gadis minum enam tequila dan kehilangan keperawanannya di lantai kamar mandi di sebuah rumah. Jika dia mau (menjual keperawanan), saya pikir itu bagus," tutur Hof.(CNN)


Afghanistan Diklaim Punya Ladang Opium Terbesar di Dunia


Koran Sejagad - Afghanistan, negara yang terkenal dengan militan Taliban ternyata terus memproduksi Opium. Bahkan selama beberapa tahun terakhir, produksi Opium mereka meningkat hingga 43 persen. Penambahan tersebut disampaikan oleh The UN Office on Drugs and Crime (UNODC).

Area yang digunakan untuk bertanam poppy, sumber opium, telah meningkat hingga 10 persen. Kini area tanam sudah mencapai 201.000 ha atau sekitar 2010 kilometer persegi. Kondisi yang bagus untuk bertanam poppy membuat terjadi peningkatan dalam seluruh produksi.

Afghanistan adalah negara penghasil poppy terbesar di dunia. Opium adalah bahan utama dalam heroin. Bertanam opium di Afghanistan adalah kejahatan. Namun, bagi petani miskin, poppy adalah penghasilan terbesar mereka.


Menurut UNODC, kelompok militan Taliban juga memberlakukan pajak pada petani poppy yang ada dalam wilayah pendudukan mereka. Pajak tersebut digunakan untuk membiayai aktivitas militer mereka. Direktur Eksekutif UNODC Yury Fedotov mengatakan, pertumbuhan angka tersebut menimbulkan kekhawatiran.

Produksi opium dari tanaman poppy biasanya paling banyak digunakan untuk obat penghilang rasa sakit yang ampuh, salah satunya adalah morfin. Namun kebanyakan negara memproduksi sendiri tanaman poppy untuk digunakan secara medis.

Dan produksi opium di Afghanistan digolongkan sebagai perdagangan ilegal. Pemerintah Afghanistan juga secara resmi melarang tanaman poppy, namun pada kenyataannya tanaman tersebut tetap tersebar luas di seluruh wilayah di Afghanistan.(BBC)


Deddy Mizwar Heran Kenapa Bandung Tiba-tiba Banjir Besar


Koran Sejagad - Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar mengaku heran, kenapa Kota Bandung secara tiba-tiba diterjang banjir besar siang tadi, Senin 24 Oktober 2016. Menurut Deddy, apa masalahnya harusnya Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, bisa menjelaskan ke publik.

"Saya juga mau tanya sama Emil (Ridwan Kamil), seperti apa. Kok jadi begitu. Baru dapat Adipura (kota yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan), kok tiba-tiba banjirnya besar," ujar Deddy, usai rapat kabinet mengenai Asian Games, di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin 24 Oktober 2016.

Walau belum tahu masalah pastinya, Deddy mengaku kalau kota-kota besar seperti Bandung itu banjir, persoalan utamanya adalah sistem drainase kota. Menurutnya, ini persoalan utama yang tidak pernah disentuh. Selama ini, pembangunan sering dilakukan. Tapi kurang memperhatikan drainase yang ada.


Begitu juga halnya dengan daerah resapan air, yang membuat banjir semakin tidak terkendali. "Karena areanya berkurang. Bandung Utara kan banyak pembangunan di sana, di kota Bandung sendiri kan penuh banget bangunan semua. Drainase belum berubah sejak jaman Belanda mungkin," kata artis senior itu.

Deddy tidak yakin, kalau banjir itu berasal dari luapan sungai. Apalagi banjir kiriman seperti Jakarta. Menurut Deddy, Bandung tidak seperti itu. "Nah kalau ini masalah drainase, kan tidak ada sungai besar masuk Kota Bandung. Bukan dari sungai, tapi karena air yang mengalir dari atas tidak tertampung oleh drainase yang ada," ujarnya menjelaskan.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih mempercayakan penanganannya kepada pemerintah kota. Sebab, dengan otonomi daerah, memang setiap daerah diharuskan menyelesaikan persoalan masing-masing secara mandiri. "Apa yang walikota bisa kita bantu, kita bantu. Ini kan otonomi daerah ini. Kita tidak bisa suruh-suruh.


Kalau Emil sulit mengatasi faktor macam-macam kita harus bantu. Karena ini kan provinsi, gubernur kayak Menko sebenarnya.” Sebelumnya, banjir merendam kawasan Jalan Pasteur hingga mencapai ketinggian 160 sentimeter. Sementara di Jalan Pagarsih tinggi banjir 150 sentimeter dan Jalan Nurtanio setinggi 120 sentimeter.

Banjir mengalir dengan cepat dan semua drainase perkotaan meluap. Saluran drainase perkotaan tidak mampu mengalirkan aliran permukaan sehingga terjadi banjir. Kendaraan dan motor yang sedang melintas di jalan terendam banjir. Kendaraan yang parkir di BTC Mall juga terendam banjir. Bahkan beberapa mobil terseret banjir seperti layaknya diterjang tsunami kecil di jalan.

Berdasarkan laporan awal dari BPBD Provinsi Jawa Barat, banjir menyebabkan ratusan rumah terendam banjir. Ada rumah yang rusak akibat tergerus banjir di bantaran Kali Cilimus. Banjir juga menjebol pagar SMAN 9 Bandung sehingga merendam ruang kelas dan ruang guru sekitar 90 sentimeter.(viva)


Minggu, 23 Oktober 2016

Ditanya Soal Chiko Hakim, Yuni Shara Enggan Jawab dan Buru-buru Ngacir


Koran Sejagad - Jalinan asmara antara Yuni Shara dan Chiko Hakim baru-baru ini kandas. Padahal keduanya tampak serasi dan sering dikabarkan bakal segera naik pelaminan. Terlebih lagi, Yuni dan Chiko juga sudah dekat dengan anak mereka masing-masing.

Meski baru saja putus cinta, kakak Krisdayanti itu tampak tegar dan masih aktif menjalankan kegiatannya seperti biasa. Seperti saat ditemui di event Jakarta Fashion Week 2017 di Senayan City, Jakarta Selatan, Minggu (23/10) kemarin.

Yuni datang untuk menghadiri fashion show sang adik yang bertajuk Collaboration of Lusense KD & Hans Vigoro. Usai menyaksikan fashion show, Yuni pun diserbu awak media. Sayangnya, wanita berusia 44 tahun itu enggan berkomentar soal penyebab kandasnya hubungannya dengan Chiko.

Tanpa banyak bicara Ia pun meninggalkan awak media yang sudah menunggunya. "Nggak ya," ucapnya sambil berlalu pergi. Ketika dikejar dan diserbu dengan pertanyaan, penyanyi kelahiran Batu itupun terus menghindar. "Nggak ya, maaf terima kasih," tandas Yuni tersenyum.(kapanlagi)


Judi Togel Beromset Rp50 Juta Dibongkar Polisi


Koran Sejagad - Unit IV Subdit Resmob Polda Metro Jaya mengungkap perjudian togel Hongkong beromset Rp50 juta perhari yang beroperasi di Jakarta Pusat.

Kepala Unit IV Subdit Resmonb Dit Reskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Teuku Arsya Khadafi mengatakan, dalam kasus tersebut pihaknya berhasil menangkap seorang bandar berinisial TD.

“Judi ini beroperasi di wilayah Jakarta Pusat, bandarnya berinisial TD dengan omset lebih dari Rp50 juta per hari,” kata Teuku Arsya Khadafi di Mapolda Metro Jaya, Minggu, (23/10/2016). Dijelaskan Arsya, perjudian togel Hongkong ini sudah berlangsung sejak dua tahun terahir.

Dalam menjalankan aksinya TD merekap setiap pelanggan yang ingin memasang togel. Dan untuk mengetahui nomor yang dipasang para pelanggan ini bisa dilihat melalui alamat website yang diberikan oleh TD.

Polda Metro Jaya kususnya Direktorat Reserse Kriminal Umum Reserse Mobile dalam seminggu ini berhasil mengungkap 10 kasus kejahatan dengan menangkap 20 orang tersangka. Upaya ini sebagai bentuk keseriusan polisi dalam memberantas kejahatan kususnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya.(poskota)


Tuntut Upah Rp3,8 Juta, Buruh Kembali Gelar Unjuk Rasa


Koran Sejagad - Aksi massa buruh kembali akan mengajukan tuntutannya untuk kenaikan upah minimum DKI Jakarta pada tahun 2017 menjadi Rp3,8 juta dari sebelumnya Rp3,1 juta.

Aksi ini akan digelar pada hari ini, Senin, 24 Oktober 2016, dan merupakan kelanjutan dari aksi sebelumnya yang telah digelar di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta.

"Massa aksi sekitar jam 10.00 WIB depan Balai Kota, Kantor DPRD, terus Dinas (Nakertrans)," ujar salah seorang Koordinator Lapangan, Andi Nur Yahya saat dihubungi.

Pihaknya mengklaim, bahwa pada unjuk rasa kali ini ada ribuan buruh yang akan turun ke jalan menuntut naiknya UMP DKI Jakarta 2017 mendatang itu. "Update kemarin (Minggu, 23 Oktober) ada 2 ribuan (massa)," kata Andi.

Terpisah, Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Polisi Suyatno mengatakan, guna mengantisipasi jalannya unjuk rasa massa buruh itu, ratusan personel polisi diturunkan ke lokasi.

Sedangkan untuk pengalihan arus, akan dilakukan melihat bagaimana kondisi di lapangan nantinya, apakah perlu, atau tidak. "Ada 491 personel diturunkan gabungan dari Polda, Polres dan Polsek. Kalau itu (pengalihan arus) kita lakukan situasional," kata Suyatno.(viva)