Rabu, 04 Januari 2017

Pemerintah Diminta Segera Terbitkan Aturan Badan Siber


Koran Sejagad - Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra meminta pemerintah segera mengeluarkan dasar hukum atau legalitas program Badan Siber Nasional (BSN).

Legalitas ini bisa berupa peraturan pemerintah (PP) atau instruksi presiden (inpres) guna membentuk struktur dan tugas pokok dan fungsi dari lembaga tersebut.

"Pemerintah segera mengeluaran PP atau inpres yang berisi tentang struktur, status dan tugas serta fungsi BCN. Kemudian perlu pengaturan prosedur dan mekanisme kerja BCN," ujar Supiadin.

Politikus Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini menilai desakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menginginkan BSN segera dibentuk karena perkembangan berita di media sosial yang sudah keluar dari aturan.

"Telah terjadi penyalahgunaan media sosial untuk penyebaran berita-berita hoax. Ada upaya untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa dengan menggunakan media sosial," jelasnya.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto berharap BSN bisa memberi edukasi kepada masyarakat terkait pemanfaatan teknologi informasi yang saat ini berkembang pesat.

Wiranto menjelaskan, teknologi berupa media sosial harus menjadi wadah bagi kritik yang konstruktif dan bukan ajang fitnah dan penyebaran berita bohong.

"Harus dibedakan mengkritisi dengan mencemohkan, harus dibedakan mengkritisi dan menyerang, dibedakan dengan mengfitnah, dibedakan dengan membuat berita palsu, ini harus dibuat peraturannya," tutur Wiranto.(okezone)


Selasa, 03 Januari 2017

Pemprov DKI Beri Rp 5 Juta Untuk Korban Meninggal Kapal Terbakar


Koran Sejagad -  Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono menyerahkan santunan kepada korban terbakarnya KM Zahro Xpress GT106. Tiap korban meninggal mendapat santunan sebesar Rp 5 juta dari Pemprov DKI, dan Rp 25 juta dari PT Jasa Raharja.

"Ada dua jenis, setiap korban yang meninggal dunia dapat Rp 25 juta dari Jasa Raharja ditambahkan Rp 5 juta dari Pemprov DKI buat keluarga korban sebagai uang duka," kata Sumarsono, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (3/01).

Pemprov DKI Jakarta berinisiatif memberikan santunan karena insiden nahas tersebut terjadi di wilayahnya. Sehingga Sumarsono juga merasa bertanggungjawab atas kecelakaan itu.

Selain korban meninggal, santunan juga diberikan kepada korban selamat menjalani perawatan di Rumah Sakit. "Kedua, buat luka bakar santunan perawatan Jasa Raharja memberikan Rp 10 juta. Dengan demikian keluarga lebih ringan bebannya," tutur Sumarsono.

Santunan tersebut diberikan bukan dalam bentuk uang tunai melainkan selembar cek yang nantinya harus dicairkan di Bank DKI. "Nanti dikontrol saat pencairan di Bank DKI. Hari ini diberikannya," ungkap Sumarsono.

Meski korban tidak termasuk dalam data manifes penumpang kapal, Sumarsono tetap memberikan bantuan. "Korban ya korban kalau kita berpijak pada manifes cuma 100 orang. Karena nawaetunya (niatnya) meringankan beban korban jadi masuk semuanya dapat, tidak mengukur dari data manifes," tandasnya.

Untuk diketahui, data manifes jumlah penumpang Zahro Xpress adalah sebanyak 100 penumpang, namun kenyataannya jumlah penumpang diperkirakan mencapai 238 penumpang.(merdeka)


Oknum Kades Pesta Shabu Bersama Teman Wanita di Karaoke


Koran Sejagad - Seorang pria yang diduga sebagai oknum kepala desa di wilayah Kabupaten Lebak, berisial UN, diamankan petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Pandeglang saat tengah asik pesta shabu di salah satu room karaoke tempat hiburan malam. Saat, dipergoki, oknum aparat desa ini juga tengah asik bersama teman wanitanya.

Diperoleh keterangan, penangkapan tersangka UN berawal ketika petugas gabungan dari Polres Pandeglang menggelar operasi pekat di sejumlah tempat hiburan malam di Pandeglang. Oknum yang diduga Kepala Desa tersebut diamankan oleh petugas beserta barang bukti berupa satu paket sabu, serta alat hisap, atau bong.

Di hadapan petugas, tersangka mengaku mendapatkan sabu dari teman wanitanya yakni berisial NY, degan cara membelinya sebesar Rp500 ribu per paketnya. “Saya baru kali ini menggunakan sabu, lantaran diajak teman wanita di tempat hiburan malam tersebut,” kata pelaku UN, saat diperiksa oleh petugas, Selasa (3/1/2017).

Kasat Narkoba Polres Pandeglang, AKP Oka Nurmulya Hayatman mengatakan jika petugas yang langsung mendapatkan keterangan pelaku langsung mengembangkan kasus ini langsung menggeledah kediaman NY di kawasan Kabupaten Lebak, dan berhasil mendapatkan lima paket sabu siap edar, serta dua alat bong, dan dua buah telpon seluler.

“Kedua pelaku ditangkap karena sedang berpesta sabu di dalam tempat hiburan malam di Pandeglang, pelaku UN yang merupakan seorang oknum aparat kepala desa dan NY merupakan DPO Polres Pandeglang yang sudah lama dicari,” katanya.

Hingga kini petugas masih terus mengembangkan kasus ini, dan masih memburu bandar besar pemasok sabu kepada tersangka NY. “Menurut keterangan pelaku NY, jika barang haram tersebut didapatkan dari saudaranya yang kini mendekam di rutan Salemba,” kata Oka.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, kedua tersangka dijerat pasal Undang – Undang narkotika pasal 112, 114 dan 144 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 tahun penjara.(poskota)


Senin, 02 Januari 2017

[Video] Wow ..., Bajaj ini Gunakan Mesin Honda CBR600RR

                   

Koran Sejagad - Tak akan ada yang mengira jika kendaraan roda tiga yang dikenal dengan nama ‘bajaj’ ini mampu melesat dengan kecepatan cukup tinggi. Namun, hal itu hanya bisa dilakukan oleh bajaj milik Colin Furze, pria yang selalu tampil dengan aksi aneh serta eksentrik.

Guna membuat bajaj melesat dengan kecepatan tinggi, Furze menggunakan mesin milik Honda CBR600RR. Mesin ini diketahui mampu meletupkan tenaga hingga 98 hp dengan torsi mencapai 44 lb-ft.

Selain membekali bajaj beroda tiga dengan mesin CBR600RR, Furze memiliki cara unik yakni dengan menggunakan beberapa senjata serbu seperti AK47 di sisi bagian samping dan roket yang ditempatkan di atap.

Dari tayangan video yang diunggah Furze ke Youtube, diceritakan bajaj ini diambil dari sebuah film ‘FarCry 4’ yang memperlihatkan sebuah kendaraan roda tiga dalam memberantas aksi kejahatan. Bajaj tersebut juga dilengkapi dengan senjata serbu.

Beberapa modifikasi juga dilakukan Furze untuk menyesuaikan kebutuhan dari ubahan yang telah dilakukan, salah satunya penggunaan ban tapak lebar di bagian belakang yang bertujuan mengimbangi tenaga mesin. Kabin juga dilakukan langkah perombakan tanpa dilengkapi pintu di depan dan belakang.(okezone)


Banjir Kembali Rendam Kabupaten Bima


Koran Sejagad - Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan bahwa banjir kembali merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, pada Senin petang, 2 Januari 2017.

Banjir itu melanda, sedikitnya empat desa di kabupaten itu, di antaranya Desa Nae, Desa Sangiang, Desa Parangina, dan Desa Gusu di Kecamatan Sape.

Di Desa Nae dan Desa Sangiang, air naik sampai ke permukaan sungai, namun tidak masuk ke permukiman warga. Di Desa Parangina, air meluap hingga ke sawah (luasan masih dalam pendataan), tidak masuk ke permukiman warga.

Di Desa Gusu, air meluap hingga ke permukiman warga setinggi lutut, namun air sudah mulai surut pada pukul 20.00 Wita. Banjir menyebabkan seorang korban meninggal dunia atas nama Siti Asfah (40 tahun), warga desa Tarlawi, Kecamatan Wera. Dia dilaporkan terseret arus di sungai, ketika pulang dari ladang.

"Banjir yang terjadi, tidak sebesar banjir pada 21 Desember 2016," kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB, melalui keterangan tertulis pada Senin malam.

Menurut Sutopo, kondisi sungai yang sudah tersedimentasi, sehingga dangkal, daerah aliran sungai yang kritis, kondisi tanah sudah jenuh air, dan kurangnya kawasan resapan air, menyebabkan rentan terhadap banjir.

BPBD Bima bersama TNI, Polri, Basarnas, PMI, Tagana, dan relawan telah melakukan penanganan darurat. Bantuan logistik disiapkan untuk diberikan kepada masyarakat yang terdampak. Pendataan masih dilakukan.(viva)


Minggu, 01 Januari 2017

Dj Kenamaan "Diplo" Siap Konser di Bali


Koran Sejagad - DJ Diplo, salah satu DJ kenamaan dunia memasukkan nama Indonesia sebagai salah satu tujuan turnya di 2017. Pertunjukan akan berlangsung di Potato Head Beach Club Bali, Selasa, 3 Januari 2017 dengan tema Island Life Project.

Promotor Island Life Project Alexandra Gottardo mengatakan kehadiran Dj Diplo akan memeriahkan semarak tahun baru di Indonesia. Pecinta musik Beat  di Bali pun menyukai aksinya.

“Butuh proses panjang membawa DIPLO ke Bali. Harapan kami semoga dengan acara ini kami dapat menghibur para pecinta musik beat di Indonesia, khususnya di Bali,” kata Alexandra dalam keterangan resmi.

Pengunjung akan dimanjakan dengan alunan beat dan musik dari DJ Diplo. Selain itu ada juga superstar DJ Graces yang berbagi panggung untuk menghibur penonton. Musisi lainnya yang diakabrkan siap datang ke Bali adalah KITTENS of Fools Gold, & HONEY and NUE (NEO FRESCO).

Namun, aksi Thomas Wesley Pentz atau dikenal dengan nama panggung Diplo ini memang yang paling ditunggu. Namanya melejit pada 2015 dan membuat duo kolaborasi bersama Skrillex yang diberi nama Jack U.

Duo ini terbentuk karena mereka sempat menggelar tur bareng dan memutuskan untuk terus bersama. Jack U telah merilis album dan menampilkan musisi seperti 2 Chainz, Kiesza, Justin Bieber, Aluna George dan Missy Elliot. Karier Diplo di dunia DJ semakin bersinar, puncaknya setelah masuk nominasi pada Grammy Music Award lalu dalam kategori best DJ/producer.(okezone)


Ius Pane, Pembunuh Sadis Pulomas Dibekuk di Pool Bus ALS Medan


Koran Sejagad - Pembunuh sadis kasus Pulomas, Ridwan Sitorus alias Marihot Sitorus alias Ius Pane, (45), ditangkap aparat Polres Jakarta Timur. Ini berarti semua pelaku penyekapan berbuntut maut itu telah semua diringkus.

Informasi yang didapat dari Polda Metro Jaya nenyebutkan Ius alias Ridwan Sitorus alias Marihot Sitorus itu ditangkap aparat pimpinan Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Sapta Maulana Marpaung, di satu pol Bus di Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (1/1/2017) pukul 07:45 wib.

Pria 45 tahun itu berperan sebagai orang yang mengusulkan penyekapan dalan kamar mandi sempit dalam perampokan di rumau arsitek Dodi Triono (59) di Jalan Pulomas Utara, Jakarta Timur.

Membawa golok dan senjata api, ia naik ke lantai dua rumah, memaksa sejumlah penghuni turun. Ia menarik rambut Diona, putri Doni, lalu menyeret dara belia itu. Ia juga memukul kepala Diona dengan gagang senjata api saat anak itu meronta melawan kesakitan.

Atas saran Ius, kawanan bandit itu kemudian menyekap 11 penghuni dalam kamar mandi tak berventilasi ukuran 1,5 meter x 1,5 meter.

Akibatnya enam orang tewas, yakni Diona bersama ayahnya, Dodi Triono, adik, teman dan dua sopir. Lima orang selamat adalah adik Diona dan empat wanita pembantu. Sebelumnya polisi telah meringkus tiga pelaku lainnya. Mereka Ramlan Butat Butar yang ditembak mati polisi, Erwin Situmorang yang ditembak kakinya serta Sinaga.(poskota)