Selasa, 24 Januari 2017

Maverick Vinales Kaget Dengan Keramahan Indonesia


Koran Sejagad -  Pembalap baru Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales mengaku kaget merasakan keramahan masyarakat Indonesia, ketika ia berkunjung ke Jakarta pada 22-23 Januari. Datang bersama Valentino Rossi, kunjungan Vinales ke Tanah Air ini merupakan kali pertama baginya.

Pada hari Minggu (22/1), Vinales bersama Rossi bertemu dengan perwakilan dealer Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dari seluruh penjuru Tanah Air dan memamerkan motor All New R15 kepada publik. Pembalap berusia 22 tahun ini pun mengaku bersenang-senang.

"Event di Indonesia sangat menyenangkan. Saya sungguh terkejut melihat betapa sopan dan santunnya orang-orang di sini, mereka membuat kami merasa dihargai dan saya sangat berterima kasih.

Pertemuan dengan dealer digelar dengan apik, dan sesi pemotretan juga seru, kami sangat menikmatinya," ujarnya dalam rilis resmi tim.

Setelah menjalani pertemuan dengan perwakilan dealer YIMM, juara dunia Moto3 2013 ini pun mengunjungi Sirkuit Sentul pada hari Senin (23/1) untuk mengendarai All New R15 dan Aerox 155VVA bersama pelanggan VIP terpilih dan juga Presiden YIMM, Minoru Morimoto.

"Sebelum tiba, saya tak menyadari betapa besarnya Jakarta. Saya bersenang-senang, terutama ketika berkendara. Saya hadir dalam presentasi All New R15 dan saya mengendarainya di lintasan.

Pada siang hari kami bertemu dengan awak media, dapat banyak hadiah. Kini saya akan beristirahat dan berlatih untuk uji coba di Sepang," pungkasnya.(merdeka)


Siarkan Langsung Pemerkosaan Remaja di Medsos, Tiga Pria ini Ditangkap


Koran Sejagad - Swedia akhir pekan lalu dikejutkan dengan siaran langsung di Facebook yang bermuatan pelecehan seksual. Seorang pria merekam dirinya merangsek masuk ke rumah seorang warga.

Di dalamnya, seorang perempuan sedang sendiri. Tanpa permisi, pria tersebut langsung mengoyak baju si perempuan dan memerkosanya. Adegang tersebut direkam dan disebarluaskan melalui media sosial dalam bentuk siaran langsung.

Josefine Lundgren (21) yang menonton siaran langsung tersebut segera menghubungi polisi. "Pelaku menarik lepas baju korban dan berbaring di atasnya," lapor Lundgren.

Saksi mata lain mengatakan, "Awalnya saya pikir ini sekadar adegan rekayasa yang dimaksudkan untuk bercanda. Tapi lalu Anda sadar, 'bagaimana bisa pria itu berbuat begitu pada seorang anak perempuan?' Dan dia menyiarkan pemerkosaan itu ke dunia maya. Dia benar-benar sakit jiwa."

Insiden ini terjadi pada Sabtu 21 Januari 2017 di Uppsala, Swedia. Bergerak cepat menanggapi laporan, polisi sudah menahan tiga orang diduga pelaku.

Korban diketahui lahir pada 1998. Sementara ketiga pelaku berusia antara 1992 dan 1998. Polisi belum menjelaskan perihal keempatnya saling kenal atau tidak.

Terkait insiden ini, polisi meminta semua orang yang memiliki salinan siaran langsung tersebut untuk segera menyerahkannya kepada polisi. Polisi juga bekerja sama dengan Facebook untuk menghapus konten tak senonoh tersebut dan memblokir akun pelaku dari layanan aplikasinya.(The Guardian)


Senin, 23 Januari 2017

Banjir Kuningan Ancam 3.694 Jiwa, Puluhan Hektare Sawah Tenggelam


Koran Sejagad - Sebanyak 3.694 jiwa terdampak banjir yang melanda beberapa desa di Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Warga pun mulai berbenah membersihkan sisa material lumpur setelah banjir surut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin menuturkan tujuh desa yang terkena banjir adalah Desa Sindang Jawa, Cipondok, Sukaharja, Cibingbin, Citenjo, Dukuhbadag dan Ciangir.

Banjir ini disebabkan luapan air sungai Jangkelok. Air sungai mulai meluap ke Pemukiman warga pada Minggu, 22 Januari 2017, sejak pukul 16.30 wib dan surut sekira pukul 19.00 wib.

"Data sementara yang terdampak banjir diantaranya 3.694 jiwa dan 1.508 kepala keluarga, 93 rumah, 515 ternak, 80 hektare sawah, 1,5 hektare kolam ikan dan satu bangunan sekolah," paparnya.

Pihaknya masih melakukan pendataan dan upaya pembersihan lumpur dengan melibatkan sejumlah pihak terkait. Banjir ini masih dalam penanganan Pemerintah Kabupaten Kuningan.(okezone)


Bermodal Tusuk Gigi, Raup Rp 24,5 dari ATM


Koran Sejagad - Ahmad Taufik,40, penduduk Deliserdang, Sumut, terpaksa mendekam di sel tahanan polisi karena disangka membobolan mesin ATM di Medan. Dalam aksinya, pelaku memasukkan tusuk gigi yang sudah dirakit kemudian menguras duit korban sebanyak Rp 24,5 juta.

Direskrimum Polda Sumut Kombes Pol Nurfallah kepada wartawan mengatakan pelaku beraksi bersama dua orang rekan lainnya yang masih buron. Disebutkannya, kejadian Selasa (17/1) lalu di Desa Patumbak, Deliserdang. Korban Susi Siregar,22, masuk ke ruang ATM untuk melakukan transaksi.

Namun, ATM korban tak bisa masuk karena sudah terganjal tusuk gigi. Lalu, pelaku berpura-pura ingin membantuk korban. “Kemudian pelaku menekan menu ‘Accept’ dan muncul menu ‘No Pin’,” kata Nurfallah.

Korban yang telah bertransaksi kemudian mengeluarkan kartu ATM-nya. Namun, kartu ATM korban tersangkut dan tidak dapat dikeluarkan. Saat itu juga pelaku menyuruh korban mengambil pinset.

“Saat korban mencari pingset, pelaku ini langsung paksa ambil ATM korban dan membawa kabur. Kemudian pelaku menguras uang korban yang telah mengetahui nomor pin kartu ATM,” papar Nurfallah.

“Kawanan pelaku sudah melakukan aksi 12 kali di sejumlah kawasan di Medan dan Deliserdang. Mereka menargetkan wanita sebagai korbannya,”tutupnya.

Selain meringkus pelaku, polisi juga menyita barang bukti 5 unit HP, sejumlah tusuk gigi, 4 buah buku tabungan, 18 kartu ATM dan alat congkel ATM terbuat dari gagang kayu dan kawat besi.(poskota)


Minggu, 22 Januari 2017

Untung Besar Para Pengedar Tembakau Gorilla Ini Bikin Geleng-Geleng


Koran Sejagad -  ‎Para tersangka penjualan tembakau gorilla yang ditangkap oleh Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya diketahui beromzet puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Pasalnya, pengakuan AAF ketika diinterogasi polisi, dirinya membeli satu bungkus besar tembakau gorilla dengan berat 500 gram seharga Rp7 juta. Kemudian, dari 500 gram tersebut diecer menjadi paket 3 gram‎ dan 5 gram.

"Oleh tersangka AAF‎ paket 5 gram dijual Rp450 ribu per paket. Jadi dengan modal Rp7 juta bisa untung sampai Rp45 juta," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Nico Afinta di Polda Metro Jaya, Minggu 22 Januari 2017.

Tak hanya AAF, tersangka MY pun hanya dengan modal awal Rp37 juta, di buku rekening tersangka sedikitnya ada kurang lebih saldo senilai Rp500 juta‎.

"Jadi TST membeli ke AAF, AAF mendapatkan barang dari MY. MY sudah melakukan penjualan selama satu tahun," ujarnya. Untuk diketahui, pembeli tembakau gorilla ini kebanyakan dari kalangan mahasiswa dan pekerja.

Sebelumnya, 3 tersangka pengedar narkotika jenis tembakau gorilla ditangkap oleh jajaran Diresnarkoba Polda Metro Jaya. Kini, mereka terancam hukuman Pasal 112 dan 114 Undang-Undang Narkotika dengan berdasarkan Permenkes ‎Nomor 2 Tahun 2017.(okezone)


Musim Depan, Gaji Para Punggawa MU Bakal Disunat 25%


Koran Sejagad -  Manchester United dikabarkan akan memotong gaji pemain mereka hingga 25 persen musim depan, jika tim gagal bermain di Liga Champions.

Setan Merah kini masih kesulitan untuk menembus posisi empat besar, dan tengah duduk di peringkat enam, usai hanya bisa bermain imbang 1-1 melawan Stoke City pekan lalu.

Sudah ada kesepakatan bahwa gaji para pemain per pekannya akan dipotong jika mereka kembali gagal bermain di kompetisi elit Eropa musim depan.

Hal itu mungkin berarti para pemain United yang sudah ada di tim sebelum musim ini dimulai juga sudah mendapatkan pemotongan gaji, meski hal itu tidak berpengaruh pada Zlatan Ibrahimovic dan Paul Pogba, yang baru bergabung di musim panas.

Pemain termahal dunia, Pogba, tengah mendapat gaji sekitar 290.000 pounds per pekan di Old Trafford, sementara Ibrahimovic dibayar sekitar 220.000 pounds.

Sebuah sumber mengatakan: "Skuat harus melakukan tindakan untuk mencegah kerugian yang muncul akibat menurunnya pemasukan."

Setan Merah kabarnya juga akan mendapat pemotongan nilai kontrak dari Adidas sebesar 30 persen, jika mereka tidak bermain di Liga Champions musim depan.(The Sun)


Sabtu, 21 Januari 2017

Butuh Duit, Polisi ini Curi Dompet Temannya di Barak


Koran Sejagad – Seorang polisi bernama Alba Ansol ditangkap lantaran mencuri dombet rekannya di barak Direktorat Sabhara Polda Lampung, Telukbetung Utara. Uang gaji dan remunerasi para korban habis digasak polisi berpangkat brigadir polisi dua (Bripda) itu.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Murbani Budi Pitono, membenarkan adanya penangkapan anggota polisi di Polres Lampung Tengah, yang mencuri di barak Direktorat Sabhara Polda Lampung, Telukbetung Utara.

“Tersangka bertugas di Polres Lampung Tengah. Dia kini ditahan di Polsek Telukbetung Utara. Dia mencuri dompet dan isinya sejumlah personel Ditsabhara Polda Lampung,” katanya, Jumat (20/1/2017).

Murbani mengatakan, motif pencurian yang dilakukan kurang lebih tiga kali oleh Alba tersebut belum diketahui. Namun, ia menduga tersangka mencuri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Alba ditangkap setelah polsek setempat mendapatkan laporan bahwa sering terjadi kehilangan di Barak Pasukan Pengendali Massa (Dalmas) Ditsabhara Polda Lampung. Alba yang bukan penghuni barak, dicurigai lantaran sering berkunjung ke barak tersebut.

Saat diringkus, Alba tak mampu mengelak karena ketika digeledah, polisi menemukan dompet, KTP, SIM, dan kartu ATM milik salah satu penghuni barak. “Modusnya berpura-pura main ke barak. Saat korban lengah, dompet korban pindah ke tangannya,” ujar Murbani.

Menurut Murbani, dari pengakuan sementara, Alba baru mengambil uang sebesar Rp4 juta dari kartu ATM salah satu korban. Nomor PIN ATM itu diketahui dengan cara menerka-nerka.

Murbani menambahkan, kepolisian akan bersikap profesional terhadap kasus ini. Sanksi dinas akan dijatuhkan setelah putusan tetap dari pengadilan umum. “Hukuman disiplin dan kode etik yang memproses adalah Polres Lampung Tengah,” tandasnya.(okezone)