Sabtu, 18 Februari 2017

Pemohon Paspor Antre Dua Hari Untuk Dapat Nomor


Koran Sejagad - Ratusan pemohon paspor di Kota Bandung, Jawa Barat merana, pasalnya mereka harus mengantre mulai malam hingga pagi hari hanya untuk mendapatkan nomor antrian.

Sementara, Pihak Kantor Imigrasi hanya memberikan jatah nomor antrian 300 untuk pemohon paspor. Pemantauan, Jumat (17/2) pemohon paspor antri sampai mengular hingga masuk ke teras kamar mandi.

“Kami sangat menyayangkan di era teknologi kantor Imigras masih teganya menyiksa pemohon paspor,“ kata Undang,45, seorang pemohon.

Ia mengaku sudah dua hari antre tapi belum mendapatkan nomor antrian sehingga membuat paspor gagal lagi. “Saya sempat mengantri malam hari tapi gagal. Kemudian dinihari gagal tak kebagian nomor antrian. Kalau ngantre pagi hari jangan harap dapat nomor antrian,“ kilahnya.

Ia menambahkan, potret antrian pemohon paspor bukan terjadi baru baru ini, tapi sudah cukup lama. Anehnya, kata dia, pihak Imigrasi tak memiliki langkah untuk meringankan pelayanan. “ Mengapa tidak dibikin pelaynan paspor mobile atau ada gerai seperti pelayanan SIM dan di kepolisian,“ kilahnya.

Seorang warga Durahman,50, mengaku setiap malam bahkan hingga pagi hari pemohon paspor terus bertambah. Antrian bisa sampai dua lapis mulai halaman depan kantor Imigrasi hingga ke belakang gedung. “Pemohon yang duduk di kursi yang sudah antri sejak malam hari,“ tandasnya.

Seorang pegawai kantor Imigrasi Kota Bandung yang enggan disebutkan namanya mengaku antrian panjang sejak malam hari sudah terjadi cukup lama. “Kami kekurangan teknisi dan tenaga untuk melayani Paspor yang online,“ akunya saat mengatur antrian pemohon.(poskota)


Jumat, 17 Februari 2017

Bandar Narkoba Terima Pembayaran Dengan Gadai BPKB


Koran Sejagad - Seorang bandar sabu bernama Abdul Manan Warga Teluk Lubuk, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel), menerima gadaian BPKB kendaraan bermotor dengan narkoba, , Jumat (17/2/2017).

Bagi yang tak memiliki uang, bisa mendapatkan barang haram tersebut dengan cara gadaikan barang beharga. setidaknya warga Desa Lubuk Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muaraenim itu, telah mampu menerima gadaian sebanyak 25 BPKB yang terdiri dari 24 BPKB motor dan 1 mobil serta 18 STNK yang terdiri dari 13 STNK motor dan 5 mobil dari para pembeli narkoba berupa sabu dan ekstasi.

Namun polisi berhasil menangkap tersangka sebagai Target Operasi (TO) sebagai bandar sabu kelas kakap diwilayahnya tersebut.

Dari penangkapan terhadap Abdul Manan, berhasil didapati barang bukti berupa 3 paket sabu seharga Rp 8 juta per paket, 73 paket sabu seharga Rp 200 ribu per paket, 82 butir pil ekstasi warna merah merek mahkota, 10 butir ekstasi warna putih merek chanel, timbangan digital, ribuan klips transparan dan uang tunai sebesar Rp 1,684 juta termasuk 25 BPKB dan 18 STNK kendaraan bermotor.

Selain ditemukan sabu dirumah Abdul Manan, Polisi juga berhasil mengamankan satu pucuk senjata api rakitan (Senpira) jenis revolver beserta delapan pucuk amunisinya yang masih aktif.

Selain itu juga, polisi berhasil menangkap Eko Priono warga Dusun Dalam Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muaraenim, yang diduga sebagai teman Abdul Manan dan mensita paket sabu senilai Rp 400 ribu yang disembunyikan didalam sepatunya.

Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Prasetijo Utomo didampingi Kasubdit III/Jatanras, AKBP Hans Rahmatullah Irawan, menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka Abdul Manan dilakukan berawal dari pihaknya yang melakukan penyelidikan terhadap kepemilikan Senpira.

"Setelah kita grebek dan tangkap, betul kita berhasil mendapatkan Senpira beserta delapan amunisinya yang disimpan di pinggangnya," jelasnya.(beritacenter)


Rabu, 15 Februari 2017

Timnas Indonesia Uji Coba Lawan Lionel Messi


Koran Sejagad - Niat PSSI untuk membangun dan meningkatkan kualitas Timnas Indonesia tampaknya sangat serius. Federasi sepakbola di Indonesia ini akan mencari lawan tangguh sebagai lawan uji coba bagi Tim Garuda.

Dalam berita sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) PSSI, Letjen TNI Edy Rahmayadi, mengemukakan rencananya untuk mengirim Timnas Indonesia melakukan pemusatan latihan di Spanyol.

 Selain itu, PSSI juga berencana untuk mengirim Timnas Indonesia ke Jepang atau Korea Selatan untuk mencari lawan uji coba.

Yang terbaru, PSSI juga mengonfirmasi akan menjajaki agar Timnas Indonesia bisa berhadapan dengan Argentina dalam laga uji coba. Laga ini dijadwalkan sekitar Juni atau Juli 2017.

Diungkap oleh Direktur Hubungan Internasional dan Media PSSI, Hanif Thamrin, pihaknya tengah menjalin komunikasi dengan Federasi Sepakbola Argentina (AFA).

Hanif juga mengungkap jika PSSI sudah mengonfirmasi rencana ini dengan pelatih anyar Timnas Indonesia, Luis Milla Aspas. Milla, juga dikatakan Hanif, sudah setuju dengan rencana PSSI ini.

"Ya, kami sudah berkomunikasi melalui e-mail dengan AFA. Terkait dengan tawaran uji coba dengan Argentina.

 Suratnya baru saya balas, pekan lalu. Saya sudah bilang ke (Luis) Milla, dan (Milla) setuju. Kemungkinan pertandingan saat musim panas," kata Hanif.

Uji coba dengan tim kuat berkaitan dengan usaha PSSI untuk menaikkan peringkat Indonesia di FIFA. PSSI menargetkan tahun ini Indonesia bisa berada di peringkat 130, sedangkan kini berada di 171.(viva)


Selasa, 14 Februari 2017

4 Anggota Senior ISIS Kabur dari Penjara di Irak


Koran Sejagad - Sebanyak empat orang anggota senior kelompok teror ISIS melarikan diri dari penjara di Kota Ramadi Irak. Insiden ini segera ditindak aparat keamanan setempat.

"Empat orang ini telah merencanakan kabur dari penjara yang terletak di markas Brigadir 8 Tentara Irak," sebut Anggota Komite Keamanan Provinsi Anbar, Raji Barakat.

Dia menambahkan, aparat keamanan Irak segera melancarkan pencarian besar-besaran terhadap empat orang anggota ISIS tersebut.

Satu orang anggota ISIS yang kabur, merupakan narapidana hukuman mati. Vonis tersebut dijatuhkan usai yang bersangkutan terbukti melakukan pembunuhan terhadap warga sipil dan aparat berwenang Irak.

Selain itu, pelaku juga merupakan otak di balik ledakan dan penghancuran beberapa rumah penduduk yang wilayahnya dikuasai ISIS.

Menurut perwakilan dari Brigadir 8 Irak, tahanan kabur dari penjara adalah sesuatu yang mustahil. Hal itu hanya bisa terjadi jika ada bantuan dari orang dalam.

"Penjagaan begitu ketat di seluruh bagian penjara yang letaknya di dalam markas militer, jadi ini hal yang sebenarnya tak mungkin terjadi," sebut seorang anggota Brigadir 8 yang namanya dirahasiakan.

Karena adanya kemungkinan tersebut, seluruh sipir dan penjaga penjara sudah diinvestigasi oleh Pemerintah Irak.

Kota Ramadi yang merupakan tempat kejadian insiden merupakan eks wilayah kekuasaan ISIS. Kelompok teror ini menguasai Ramadi dan sebagian besar Provinsi Anbar pada Mei 2015.

Namun, kekuasan mereka tak bertahan lama. Pada 2016 lalu, Militer Irak berhasil merebut kembali Ramadi dan Provinsi Anbar.(Al-Araby)


Senin, 13 Februari 2017

Nenek 80 Tahun Tak Menyadari Tongkatnya Adalah Pedang


Koran Sejagad - Seorang nenek berusia 80 tahun tak menyadari bahwa selama ini di dalam tongkat yang digunakannya ada sebilah pedang. Nenek tersebut baru menyadari keberadaan pedang tersembunyi itu ketika hendak melakukan penerbangan.

Kala itu, dia hendak membawa tongkat itu ke dalam pasawat. Jurubicara lembaga keamanan transportasi Amerika Serikat (TSA), Mark Howell menyebutkan, peristiwa ini terjadi Kamis pekan lalu.

Kala itu, kata Howell, sang nenek hendak terbang dari Bandara Internasional Myrtle Beach, South Carolina. Dia mengatakan, petugas TSA memasukkan tongkat itu ke dalam mesin pemindai. Saat itulah ditemukan ada pedang tersembunyi di dalam tongkat tersebut.

Howell mengatakan, tongkat itu merupakan hadiah dari anak laki-laki nenek tersebut. Dia telah membawa tongkat itu selama bertahun-tahun dan tak menyadari ada senjata di dalamnya.

"Dia pun tak mengerti tentang temuan itu," kata Howell. "Hal semacam ini memang biasa terjadi, bahkan sering," ungkap Howell lagi. "Biasanya orang membeli di toko barang bekas, dan pedang tak terlihat hingga pemeriksaan x-ray," kata dia.

Menyusul kejadian tersebut, kata Howell, perempuan tadi pun menyerahkan tongkatnya kepada petugas di pos pemeriksaan demi masuk dalam penerbangan.(UPI)


Minggu, 12 Februari 2017

Lionel Messi Teken Kontrak Seumur Hidup Dengan Adidas


Koran Sejagad -  Di tengah kegamangan masa depannya di Barcelona, Lionel Messi akhirnya meneken kontrak. Tapi, bukan untuk Barcelona, melainkan Adidas.

Tak tanggung-tanggung, produsen olahraga asal Jerman ini menyodorkan proposal kontrak seumur hidup untuk El Messiah. Messi pun tak berpikir panjang untuk membubuhkan tanda tangannya.

Lewat akun Facebook pribadi, Messi menuliskan, "Senang bisa meneruskan kerja sama dengan Adidas untuk tahun-tahun mendatang".

Yang dirasakan Adidas berbanding terbalik dengan apa yang dialami manajemen klub Barcelona. Sebab hingga saat ini, pemain asal Argentina tersebut belum juga memperpanjang kontrak.

Padahal, kontrak Messi di Barcelona akan kedaluwarsa pada akhir musim depan. Tentu ini menjadi dilema sendiri bagi klub, mengingat Messi adalah "nyawa" dari permainan dan sejarah klub yang bermarkas di Camp Nou tersebut.

Hingga saat ini, Messi sudah mengemas 487 gol dari 564 pertandingan bersama El Barca di semua kompetisi. Selama berkostum Barcelona, Messi telah meraih 4 trofi Liga Champions, 8 gelar La Liga, 3 Piala Dunia Antarklub dan juara Copa del Rey.

Kontrak seumur hidup antara pemain dan produsen olahraga semacam ini sebelumnya dirasakan bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo. CR7 dikontrak seumur hidup oleh produsen olahraga yang notabene rival dari Adidas, yaitu Nike.(viva)


Sabtu, 11 Februari 2017

Barca Kesulitan Uang, Kontrak Messi Belum Diperbaharui


Koran Sejagad - Barcelona sepertinya sedang berada di posisi sulit saat ini terkait perpanjangan kontrak Lionel Messi. Sampai saat ini, Messi belum juga mendapatkan kontrak anyar padahal durasi kontrak messi saat ini akan berakhir musim depan.

Pihak Barcelona dan perwakilan Lionel Messi sudah mencoba untuk mencari kesepahaman tentang kontrak baru. Namun negosiasi kedua pihak selalu menemui jalan buntu sejauh ini dan belum bisa mencapai kesepakatan.

Situasi ini seperti dibiarkan berlarut-larut oleh para petinggi Barcelona. Pasalnya, sudah sejak lama para petinggi Barca menjanjikan kontrak baru bagi La Pulga. Bahkan Presiden Barca, sudah berjanji akan menangani sendiri perpanjangan kontrak itu. Namun sampai saat ini hasilnya nol besar.

Messi bahkan baru saja menandatangani perpanjangan kontrak baru bersama Adidas, kontrak itu berlaku sampai karier Messi sebagai pemain berakhir. Hal ini harusnya menjadi tamparan bagi para petinggi Barca yang sudah berkali-kali mengatakan kontrak Messi akan segera diperbarui.

Salah satu alasan Barca tak mampu memperpanjang kontrak Messi adalah karena mereka tak punya kekuatan uang untuk melakukannya. Barcelona baru saja memperpanjang kontrak Neymar dan Luis Suarez, keduanya mendapatkan kenaikan gaji. Hal itu membuat pos gaji Barcelona mencapai batasnya. Artinya, Barca tidak bisa memperpanjang kontrak Messi karena tak bisa menaikkan gajinya.

Barcelona sepertinya harus menunda perpanjangan kontrak Messi ini sampai musim depan. Mereka harus menjual pemain dulu sebelum bisa menciptakan ruang untuk gaji Messi di struktur keuangan mereka.

Namun semakin lama situasi ini berlangsung, kerugian justru berada di pihak Barca. Salah satu penyebabnya adalah karena tim-tim kaya di seantero Eropa semakin bersemangat untuk mengejar tanda tangan Messi. Patut dicatat bahwa banyak tim yang sudah siap melakukan banyak hal untuk bisa mendatangkan Messi.

Bukan cuma mempersiapkan uang untuk biaya transfer dan gaji Messi, banyak tim yang siap membangun tim sesuai dengan keinginan Messi. Lagipula, Messi bisa diikat kontrak dalam jangka waktu kurang dari setahun lagi.

Dari sisi Messi sendiri, kini ia bisa mulai mengukur sejauh mana keseriusan Barca dan tim-tim yang menginginkannya. Semakin lama situasi ini bertahan, semakin besar pula nilai tawar Messi di hadapan Barca.

Posisi Barca dalam negosiasi kontrak baru nanti juga akan semakin lemah. Karena itu, Barcelona sebenarnya semakin khawatir dengan berlarut-larutnya perpanjangan kontrak Messi ini. Dan yang paling buruk adalah semuanya diketahui dengan jelas oleh media Spanyol.(marca)